Langsung ke konten utama

Postingan

Backpacker ke Singapura Sendirian II

Touch Down! Akhirnya mendarat juga di Changi International Airport! Bandara ini dinobatkan sebagai bandara terbaik di dunia lohh! Yap, bener banget. Saya sudah buktikan sendiri kalau ini emang bandara terbaik di dunia. Fasilitas di bandara memang sangat lengkap dan terkesan tidak lagi di bandara melainkan di mall-mall besar gitu. Yang paling saya suka adalah adanya kursi pijat di sisi bandara yang dapat digunakan secara gratis. Kebayang deh kalau fasilitas-fasilitas itu ada di Indonesia, pasti pada ngantri untuk dipijat gratisan. Hahaha. Kabarnya di Changi ada bioskop bagi penumpang yang transit lama atau harus menunggu penerbangannya dalam waktu yang cukup lama. Kabar baiknya, fasilitas bioskop juga di berikan secara cuma-cuma alias GRATIS kepada semua penumpang yang berada di Changi. Ooppss.. mending kita gak usah banding-bandingin dengan bandara-bandara di Indonesia deh. Itu semua masih urusan PT. Angkasa Pura I & II.  Setelah mengisi form imigrasi dari Pemerintah Singapo...

Backpacker ke Singapura Sendirian I

Hallo semua, maaf banget selama ini menghilang dari dunia perhelatan blogger -_-" Alasannya sama dan klasik banget "sibuk". Hahahaha. Sibuk ngurusin kucing tetangga. Lol. Kali ini saya mau berbagi cerita tentang pengalaman saya berlibur ke Singapore beberapa hari yang lalu. Awalnya gak pernah kepikiran mau liburan ke Singapore a.k.a Singapur, tapi karena beberapa pertimbangan, akhirnya saya memutuskan untuk berangkat ke negara Singa Air itu sendirian. Umm. It will be my very first time go abroad and I really really exciting! Sebenarnya ini bukan trip dadakan sih, tiket sudah di beli 2 bulan sebelum berangkat, so, siap ataupun tidak siap, harus tetap berangkat! Bukan orang Indonesia kalau tidak mencari teman untuk jalan-jalan ke suatu tempat yang jauh. Yah, rasa-rasanya itu juga terjadi kepada saya (biar kalau kesasar bisa ada temannya :D). Awalnya sih saya sempat mengajak beberapa teman untuk bergabung, tapi semuanya menolak dengan banyak alasan. Ada yang bilang t...

Bukan Damai melainkan PEDANG!

Halo semua, sorry sudah lama sekali tidak posting tulisan. Alasannya klasik sih.. Sibuk dan malas ngeshare tulisan.. #hadeh..  Oia, tanggal 15-17 Maret 2013 yang lalu, beta mengikuti Peace Camp di Trawas Jawa Timur. Acaranya asyik karena beta bisa ketemu teman-teman dari berbagai daerah di Indonesia plus 2 orang teman dari luar negeri.  Nah loh, lagi asyik-asyiknya camp, beta harus buat bahan Pengantar Pemahaman Alkitab Fakultas Teologi Univ. Kristen Duta Wacana pada tanggal 19 Maret-nya (Waduh!). Ini memang program pertama dari FTH untuk memberi kesempatan bagi mahasiswa S1 memberi Pengantar PA dan kemudian akan ditanggapi oleh Mahasiswa Pasca Sarjana atau Doktoral. (Sebelumnya PA akan dibawakan oleh Dosen dan ditanggapi oleh Dosen yang lain). WHAT! Beta tidak membawa laptop saudara-saudara.... untunglah ada HP Cina Super Canggih yang bisa membantu beta mengetik bahan dan berdialog dengan pikiran beta, walaupun harus nyuri2 waktu saat malam atau saat sedang naik b...

YAHWEH ITU PAHLAWAN PERANG (YHWH IS WARRIOR)

Sebuah tafsiran tematis tentang Kesaksian Bangsa Israel atas TUHAN-nya serta relevansinya bagi kita sekarang Pendahuluan Penulis sangat tertarik untuk membahas Yahweh yang terkesan dekat dengan kekerasan. Dalam hal peperangan, IA adalah pahlawan perang (Kel 15: 3) yang berperang bagi Israel untuk melawan musuh-musuh mereka (Kel 14:14; Ul 1: 30; 3: 22), serta yang turut berperang bersama dengan Israel (Yos 10: 7-11). Namun dalam kondisi berbeda, Yahweh tidak hanya menjadi pahlawan perang bagi pihak Israel, IA pun juga berperang melawan Israel! (Yer 21: 5; Rat 2:5). Gagasan bahwa “Yahweh di pihak kita” (oleh Israel) berubah menjadi “Yahweh seteru Israel” atau “Yahweh musuh kita”. Dari gambaran-gambaran di atas, terlihat bahwa Yahweh begitu konsisten dengan keberpihakannya terhadap kekerasan! Gambaran Bapa yang maha kasih dan membenci kekerasan dalam Perjanjian Baru seolah-olah kontradiktif dengan apa yang menjadi gambaran Perjanjian Lama. Yang menjadi permasalaha...

DIRGAHAYU BANGSAKU!

Sedikit coretan pengalaman serta permenungan pribadi dalam rangka HUT RI ke 67. Mari bagi yg berkenan, silahkan dibca. hehehe: Sebentar lagi dalam hitungan jam saja, bangsa Indonesia akan segera memasuki hari ulang tahun kemerdekaannya yang ke 67. Seiring dengan bertambahnya usia bangsa ini, banyak warga negara yang merayakan kemerdekaan bangsa ini dengan hujatan kepada pemerintah dan wakil rakyat yang kian korup dan tidak bisa memperjuangkan kemerdekaan bangsa yang benar-benar merdeka. Seolah hopeless, "siapa pun yang bakal jadi pemimpin, toh bakal begitu-begitu saja!" dalam sebuah kesempatan, saya mengikuti sebuah Seminar Nasional yang bertemakan "Malunya jadi orang Indonesia". dalam salah satu sesi, Butet Karteradjasa (tokoh budayawan Nasional) yang terkenal juga dalam program Televisi "Sentilan-Sentilun" yang tayang di MetroTV-- memberikan materi diskusi dengan judul "Menunda Pembusukan melalui tindakan Kecil". saat itu Pdt. Yahya Wi...

Hidup dalam Kebenaran

Sebuah upaya pemahaman akan dinamika hubungan antara seorang Penatua dengan Gayus, serta semangat yang perlu dipupuk pada gereja masa kini. Pendahuluan Bagi kebanyakan orang, membaca teks “Salam” dari sebuah surat dalam Alkitab merupakan hal yang tidak terlalu penting atau bila perlu langsung dilewatkan saja kepada bagian intinya, namun sebenarnya dengan membaca bagian ini kita dapat menemukan informasi penting mengenai keberadaan penulis dan seperti apa atau bagaimana dengan pihak (individu/kelompok) yang dituju. Sebagai sebuah teks yang berbentuk surat, terdapat pula jenis dari surat tersebut. Ada yang merupakan surat pribadi kepada pribadi lain, kelompok ke kelompok lain, surat rahasia, ataupun surat umum yang terbuka bagi khalayak publik. Isi yang tercantum di dalamnya pun akan bergantung pada sepeti apa/jenis apa surat tersebut. Apabila surat tersebut adalah surat pribadi, maka bahasa dan konten yang dimasukan pun akan mengikuti jenisnya. Tentunya ketika sebuah s...